Buku Apakah yang Menggugah Para Tokoh Kemanusiaan di Geneva untuk Bersama-sama Membentuk Komite Lima?

Buku yang telah menggugah para pemimpin kemanusiaan di Geneva untuk membentuk Komite Lima adalah “Un Souvenir de Solférino” atau “A Memory of Solferino”. Buku ini ditulis oleh seorang pebisnis Swiss bernama Henry Dunant, yang kemudian menjadi salah satu pendiri Palang Merah Internasional.

Konteks Penulisan Buku

Pada tahun 1859, Dunant berada di Solférino, Italia, untuk bisnis saat terjadi pertempuran hebat antara pasukan Austria dan Prancis-Sardinia. Ia terkejut oleh jumlah besar korban luka dan tidak adanya sistem perawatan medis yang memadai. Dunant sendiri memobilisasi masyarakat setempat untuk memberikan bantuan kepada yang terluka, tanpa memandang kebangsaan mereka.

Isi Buku

Dalam “A Memory of Solferino”, Dunant dengan jelas menggambarkan penderitaaan dan kengerian yang dia saksikan. Dunant juga menulis proposal untuk membuat organisasi netral yang akan memberikan bantuan kepada korban luka dan sakit dalam konflik bersenjata.

Dampak Buku

Publikasi ini menarik perhatian pemimpin masyarakat di Geneva, dan menggugah mereka untuk bertindak. Pada tahun 1863, atas inisiatif empat warga negara Swiss lainnya yang tergugah oleh ide Dunant, dibentuklah sebuah komite yang dikenal sebagai “Komite Lima”. Anggota Komite Lima adalah Gustave Moynier, Guillaume Henri Dufour, Théodore Maunoir, dan Louis Appia, termasuk Dunant sendiri.

Komite Ini akhirnya menjadi Lembaga Kemanusiaan Internasional yang pertama, yang kemudian menjadi Palang Merah Internasional. Pola pikir lintas batas dan fokus pada kemanusiaan seperti yang dituangkan dalam “A Memory of Solferino” membantu mewujudkan visi Dunant ini.

Singkatnya, “A Memory of Solferino” tidak hanya menginspirasi pendirian Palang Merah Internasional, tetapi juga meletakkan dasar bagi hukum kemanusiaan internasional dan gerakan bantuan kemanusiaan modern.

Tinggalkan komentar