Ptbk diawali dengan membuat pernyataan hipotesis tindakan. jika penelitiannya dilaksanakan karena banyaknya peserta didik yang melakukan school refusal, misalnya membolos seharian, membolos pada jam pelajaran tertentu dan guru bk/konselor mencoba untuk menggunakan strategi self management untuk membantu peserta didik tsb. maka hipotesis tindakannya berbunyi:
- istitha(tanda-petik-satu)ah.
- school refusal peserta didik dapat diselesaikan oleh guru bk/konselor.
- school refusal merupakan budaya peserta didik sehingga sulit diatasi.
- self management bukan area yg tepat untuk mengatasi perilaku school refusal.
Jawabannya adalah a. istitha(tanda-petik-satu)ah.
Ptbk diawali dengan membuat pernyataan hipotesis tindakan. jika penelitiannya dilaksanakan karena banyaknya peserta didik yang melakukan school refusal, misalnya membolos seharian, membolos pada jam pelajaran tertentu dan guru bk/konselor mencoba untuk menggunakan strategi self management untuk membantu peserta didik tsb. maka hipotesis tindakannya berbunyi istitha(tanda-petik-satu)ah.
Pembahasan
Jawaban a. istitha(tanda-petik-satu)ah menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Jawaban b. school refusal peserta didik dapat diselesaikan oleh guru bk/konselor menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban c. school refusal merupakan budaya peserta didik sehingga sulit diatasi menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban d. self management bukan area yg tepat untuk mengatasi perilaku school refusal menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah a. istitha(tanda-petik-satu)ah.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.