Prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah yang biasa dikenal dengan 3r, dengan mengurangi bahan atau material yang kita gunakan disebut dengan istilah:
- negara tersebut melakukan pengeluaran devisa sebanyak rp3. 450,00 triliun dan penerimaan devisa senilai rp4.050,00 triliun sehingga neraca pembayarannya surplus sebesar rp600,00 triliun.
- recycle.
- remas.
- reuse.
Jawabannya adalah a. negara tersebut melakukan pengeluaran devisa sebanyak rp3. 450,00 triliun dan penerimaan devisa senilai rp4.050,00 triliun sehingga neraca pembayarannya surplus sebesar rp600,00 triliun.
Prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah yang biasa dikenal dengan 3r, dengan mengurangi bahan atau material yang kita gunakan disebut dengan istilah negara tersebut melakukan pengeluaran devisa sebanyak rp3. 450,00 triliun dan penerimaan devisa senilai rp4.050,00 triliun sehingga neraca pembayarannya surplus sebesar rp600,00 triliun.
Pembahasan
Jawaban a. negara tersebut melakukan pengeluaran devisa sebanyak rp3. 450,00 triliun dan penerimaan devisa senilai rp4.050,00 triliun sehingga neraca pembayarannya surplus sebesar rp600,00 triliun menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Jawaban b. recycle menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban c. remas menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban d. reuse menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah a. negara tersebut melakukan pengeluaran devisa sebanyak rp3. 450,00 triliun dan penerimaan devisa senilai rp4.050,00 triliun sehingga neraca pembayarannya surplus sebesar rp600,00 triliun.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.