Takwil secara bahasa berasal dari kata ” awwala-yuauwilu-ta’wil ” yang memiliki makna al-ruju’ atau al-‘aud yang berarti kembali. secara terminologi, al jurnani mengemukakan definisi takwil yaitu mengalihkan lafaz dari maknanya yang tampak kepada makna tersembunyi yang dikandung olehnya selama makna yang dimaksud tersebut dipandang sesuai dengan al qur’an dan al-sunnah. (al-jurjani, 2004: 46). maka terdapat sedikit perbedaan antara tafsir dan takwil. perbedaan tersebut dapat dilihat dalam memahami kalimat ” yukhrijul-hayya minal-mayyiti ” (mengeluarkan kehidupan dari yang mati). penggalan ayat 19 dari surat al-rum ditafsiri dengan makna ” mengeluarkan seekor ayam yang menetas dari telur “. tetapi, jika dipahami dengan takwil, maka bisa bermakna ” mengeluarkan seorang mukmin dari kekafiran ” atau ” mengeluarkan yang pandai dari kebodohan ” (al-jurjani, 2004: 46). berdasarkan contoh di atas maka pemahaman yang paling tepat terhadap definisi takwil adalah:
- menyadari perkembangan diri.
- takwil adalah menjelaskan makna yang tersurat dari ayat-ayat al qur(tanda-petik-satu)an.
- takwil adalah upaya mengungkap makna dari beberapa ayat-ayat muhkam dalam al quran.
- takwil adalah mengungkap makna batin dari beberapa ayat mutasyabbihat dalam al qur(tanda-petik-satu)an.
Jawabannya adalah d. takwil adalah mengungkap makna batin dari beberapa ayat mutasyabbihat dalam al qur(tanda-petik-satu)an.
Takwil secara bahasa berasal dari kata ” awwala-yuauwilu-ta’wil ” yang memiliki makna al-ruju’ atau al-‘aud yang berarti kembali. secara terminologi, al jurnani mengemukakan definisi takwil yaitu mengalihkan lafaz dari maknanya yang tampak kepada makna tersembunyi yang dikandung olehnya selama makna yang dimaksud tersebut dipandang sesuai dengan al qur’an dan al-sunnah. (al-jurjani, 2004: 46). maka terdapat sedikit perbedaan antara tafsir dan takwil. perbedaan tersebut dapat dilihat dalam memahami kalimat ” yukhrijul-hayya minal-mayyiti ” (mengeluarkan kehidupan dari yang mati). penggalan ayat 19 dari surat al-rum ditafsiri dengan makna ” mengeluarkan seekor ayam yang menetas dari telur “. tetapi, jika dipahami dengan takwil, maka bisa bermakna ” mengeluarkan seorang mukmin dari kekafiran ” atau ” mengeluarkan yang pandai dari kebodohan ” (al-jurjani, 2004: 46). berdasarkan contoh di atas maka pemahaman yang paling tepat terhadap definisi takwil adalah takwil adalah mengungkap makna batin dari beberapa ayat mutasyabbihat dalam al qur(tanda-petik-satu)an.
Penjelasan dan Pembahasan
Jawaban a. menyadari perkembangan diri menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban b. takwil adalah menjelaskan makna yang tersurat dari ayat-ayat al qur(tanda-petik-satu)an menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban c. takwil adalah upaya mengungkap makna dari beberapa ayat-ayat muhkam dalam al quran menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Jawaban d. takwil adalah mengungkap makna batin dari beberapa ayat mutasyabbihat dalam al qur(tanda-petik-satu)an menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah d. takwil adalah mengungkap makna batin dari beberapa ayat mutasyabbihat dalam al qur(tanda-petik-satu)an.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.