Salah Satu Dampak Negatif Perubahan Sosial Budaya: Masyarakat Tidak Siap Menerima Perubahan Sosial

Perubahan sosial budaya adalah suatu proses perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Kondisi ini bisa membuat beberapa individu atau kelompok masyarakat merasa tidak nyaman dan sering kali, meresponsnya secara berlebihan atau bahkan menolak perubahan tersebut. Kondisi tersebutlah yang dikenal sebagai ketegangan sosial atau “social tension”.

Ketegangan Sosial atau Social Tension

Ketegangan sosial bisa diartikan sebagai kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan antara harapan dan realitas yang terjadi dalam masyarakat. Ketegangan ini sering kali terjadi sebagai akibat dari perubahan sosial yang mendadak. Masyarakat merasa tidak siap menerima perubahan sosial tersebut dan meresponnya dengan penolakan atau berlebihan.

Faktor-Faktor Penyebab Ketegangan Sosial

Ketegangan sosial bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah perubahan kultural dan struktural dalam masyarakat, konflik antar kelompok dalam masyarakat, dan ketidakadilan sosial.

Perubahan kultural dan struktural dalam bentuk norma, nilai, atau struktur sosial yang drastis seringkali menjadi pemicu ketegangan sosial. Masyarakat merasa terancam oleh perubahan-perubahan tersebut dan sebagai akibatnya, merespon dengan penolakan atau berlebihan.

Konflik antar kelompok dalam masyarakat juga bisa memicu ketegangan sosial. Kesalahpahaman antar kelompok atau konflik kepentingan seringkali menjadi pemicu dari ketegangan sosial.

Ketidakadilan sosial, seperti pengangguran, kemiskinan, dan ketidaksetaraan pendidikan juga berpotensi untuk memicu ketegangan sosial.

Solusi Menghadapi Ketegangan Sosial

Untuk mengurangi wabah dan dampak dari ketegangan sosial, beberapa solusi dapat diterapkan. Pendidikan dan komunikasi massal mampu mendidik masyarakat mengenai perubahan yang terjadi. Selain itu, menyelesaikan konflik antar kelompok melalui mediasi dan negosiasi juga dapat meminimalkan potensi ketegangan. Ketidakadilan sosial yang menjadi pemicu ketegangan sosial dapat ditangani dengan kebijakan pemerintah yang pro rakyat dan mendorong kesetaraan dan keadilan sosial.

Perubahan adalah keniscayaan. Namun, dampak perubahan, termasuk ketegangan sosial, bisa diminimalkan jika masyarakat bersama pihak berkepentingan lainnya proaktif dan siap menghadapi perubahan secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Tinggalkan komentar