Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi. hal ini merupakan contoh perilaku moral-spiritual pada tahapan:
- memunculkan perasaan ingin dihargai orang lain.
- penalaran konvensional.
- penalaran prakonvensional.
- penalaran interkonvensional.
Jawabannya adalah a. memunculkan perasaan ingin dihargai orang lain.
Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi. hal ini merupakan contoh perilaku moral-spiritual pada tahapan memunculkan perasaan ingin dihargai orang lain.
Pembahasan
Jawaban a. memunculkan perasaan ingin dihargai orang lain menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Jawaban b. penalaran konvensional menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban c. penalaran prakonvensional menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban d. penalaran interkonvensional menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah a. memunculkan perasaan ingin dihargai orang lain.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.