Hukum yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan ini adalah Hukum Kedua Newton atau Hukum Gerak Newton.
Hukum Gerak Kedua Newton menyatakan bahwa percepatan sebuah objek sebanding dengan gaya total yang diterima oleh objek tersebut dan berbanding terbalik dengan massa objek tersebut. Formula matematis yang melukiskan hukum ini adalah:
F = m * a
Dimana:
Fadalah gaya (dinyatakan dalam Newton),madalah massa (dinyatakan dalam kilogram) danaadalah percepatan (dinyatakan dalam meter per detik kuadrat).
Hukum ini menjelaskan bahwa gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan hasil kali antara massa benda tersebut dan percepatannya. Dengan kata lain, jika sebuah benda menerima gaya tambahan, maka percepatan benda tersebut akan bertambah, asalkan massanya tetap. Sebaliknya, dengan gaya yang sama, benda dengan massa lebih banyak akan memiliki percepatan lebih kecil daripada benda dengan massa lebih sedikit.
Ilustrasi yang sering digunakan untuk menjelaskan Hukum Kedua Newton adalah contoh kasus beban yang diangkat. Suatu beban akan lebih mudah diangkat jika beban tersebut memiliki massa yang lebih ringan. Namun jika beban tersebut memiliki massa yang lebih berat, maka dibutuhkan gaya yang lebih besar untuk mengangkat beban dengan percepatan yang sama.
Penerapan Hukum Gerak Kedua Newton ini tidak hanya terbatas pada pengetahuan dasar dalam fisika, tetapi juga dalam berbagai bidang ilmu lainnya, seperti teknik, industri, kedirgantaraan, dan banyak lagi. Melalui pengetahuan ini, kita dapat merancang dan memanfaatkan berbagai teknologi yang membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam perancangan kendaraan bermotor, roket, lift, dan sebagainya.
Jadi, ringkasnya, “Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang bekerja” merupakan pernyataan dari Hukum Kedua Newton.