Dalam ilustrasi yang diberikan terjadi sebuah peristiwa di mana Kana, seorang siswa kelas dua sekolah dasar, begitu kagum pada prakarya yang dibuat oleh teman kelasnya dari batang korek api. Bagi Kana, karya yang dihasilkan oleh temannya tersebut tampak menarik, kreatif, dan tampaknya baru. Namun, sudut pandang yang berbeda muncul dari guru seni mereka, Pak Amar. Menurut Pak Amar, prakarya tersebut tidaklah baru karena merupakan bahan materi ajar untuk siswa kelas tiga sekolah dasar.
Ilustrasi di atas melukiskan bagaimana prinsip orisinalitas bisa bersifat relatif, tergantung pada sudut pandang tiap individu. Dalam hal ini, kita merujuk pada konsep “Relativitas Orisinalitas”.
Konsep Relativitas Orisinalitas
Relativitas orisinalitas berarti bahwa apa yang dianggap baru dan orisinal oleh seseorang mungkin tidak dianggap demikian oleh orang lain. Konsep ini sering kali digunakan dalam bidang kreatif, seperti seni dan desain, di mana tingkat orisinalitas suatu karya sangat bergantung pada pengetahuan dan pengalaman setiap individu.
Pada contoh di atas, Kana yang belum pernah mengenal prakarya dari batang korek api sebelumnya merasa karya tersebut baru dan menarik. Sementara Pak Amar, yang sudah familiar dengan karya tersebut sebagai bagian dari materi ajar kelas tiga, tidak menemukan kebaruan dalam prakarya tersebut.
Ini adalah perwujudan dari relativitas orisinalitas, dimana apa yang baru dan asli adalah hal yang relatif dan berbeda bagi setiap orang berdasarkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman mereka.
Perbedaan persepsi ini menggambarkan bahwa orisinalitas bukanlah atribut universal yang bisa ditentukan secara objektif, tetapi merupakan sifat yang ditentukan oleh pemahaman subjektif masing-masing individu. Sangat mungkin suatu karya dianggap belum pernah ada sebelumnya oleh seseorang, namun dianggap umum dan sudah biasa oleh orang lain.
Melalui artikel ini, kita pahami bahwa orisinalitas adalah sebuah persepsi atau penilaian yang bersifat relatif. Setiap individu memiliki cara pandang dan penilaian mereka sendiri tentang apa yang dapat dianggap orisinal berdasarkan pengalaman dan pengetahuan masing-masing.