Dalam Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Muslim, Pahala Berbakti Kepada Orang Tua Dapat Disamakan Dengan…

Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua tidak hanya dianggap sebagai amalan yang mulia dan dianjurkan, tetapi juga mendapatkan pahala yang sangat besar. Nilai berbakti kepada orang tua dalam Islam bahkan dapat disamakan dengan amalan-amalan utama lainnya.

Taat kepada Orang Tua Setara dengan Jihad

Dalam sebuah narasi yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim, pahala berbakti kepada orang tua dapat disamakan dengan berjihad. Berjihad dalam konteks ini merujuk pada upaya keras dalam memperjuangkan kebenaran dan melawan kebathilan, yang tidak hanya berarti berperang, namun juga mencakup berbagai bentuk perjuangan lainnya demi kebaikan dan kebenaran.

Hadis tersebut dikemukakan oleh Abdullah bin Mas’ud, sahabat Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika, seorang laki-laki mendatangi Nabi dan bertanya,

“Ya Rasulullah, mana aksi yang paling dicintai Allah?”

Nabi Muhammad SAW menjawab,

“Shalat tepat waktu.”

Kemudian laki-laki tersebut bertanya lagi,

“Kemudian apa?”

Nabi Muhammad SAW menjawab,

“Berbakti kepada dua orang tua.”

Terakhir, laki-laki ini bertanya lagi,

“Kemudian apa?”

Maka Nabi Muhammad SAW menjawab,

“Jihad di jalan Allah.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan kata lain, berbakti kepada orang tua dikategorikan sebagai amalan paling utama setelah shalat tepat waktu.

Refleksi Nilai

Secara tegas, hadis ini menunjukkan pentingnya berbakti dan taat kepada orang tua dalam ajaran Islam. Berbakti kepada orang tua tidak hanya melibatkan tindakan fisik atau verbal seperti membantu mereka dengan tugas sehari-hari atau berbicara dengan hormat kepada mereka, tetapi juga menghargai dan menghormati apa pun yang menjadi keinginan dan kebutuhan mereka.

Sikap baik dan berbakti kepada orang tua bukanlah sesuatu yang perlu dipertimbangkan oleh seorang Muslim, melainkan sebuah kewajiban. Mengingat nilai pahalanya setara dengan jihad, setiap Muslim dituntut untuk berupaya sebisa mungkin dalam memelihara dan memenuhi hak-hak orang tua mereka.

Dengan demikian, dalam Islam, berbakti kepada orang tua adalah pengabdian yang tidak hanya mendatangkan kebahagian bagi orang tua, tetapi juga pahala yang sangat besar bagi pelakunya. Ini menjadi manifestasi dari ajaran Islam yang memberikan posisi sangat tinggi kepada kedua orang tua dan menumbuhkan nilai-nilai kekeluargaan yang erat dan penuh keberkahan.

Tinggalkan komentar