Contoh hubungan farmakognosi dengan ilmu botani-zoologi adalah:
- karikatural.
- pembuatan sintesis zat kortison dan hidrokortison.
- penggolongan tanaman temulawak untuk mendapatkan kadar curcumin tertinggi.
- uji khasiat,uji toksisitas dan uji klinik pada obat tradisional.
Jawabannya adalah c. penggolongan tanaman temulawak untuk mendapatkan kadar curcumin tertinggi.
Contoh hubungan farmakognosi dengan ilmu botani-zoologi adalah penggolongan tanaman temulawak untuk mendapatkan kadar curcumin tertinggi.
Penjelasan dan Pembahasan
Jawaban a. karikatural menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban b. pembuatan sintesis zat kortison dan hidrokortison menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban c. penggolongan tanaman temulawak untuk mendapatkan kadar curcumin tertinggi menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Jawaban d. uji khasiat,uji toksisitas dan uji klinik pada obat tradisional menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah c. penggolongan tanaman temulawak untuk mendapatkan kadar curcumin tertinggi.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.