Contoh enzim ekstraseluler yang bersifat toksik yaitu:
- siska membantu ibunya menyiram tanaman.
- hemofili.
- hemolisin.
- hemoglobin.
Jawabannya adalah c. hemolisin.
Contoh enzim ekstraseluler yang bersifat toksik yaitu hemolisin.
Penjelasan dan Pembahasan
Jawaban a. siska membantu ibunya menyiram tanaman menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban b. hemofili menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban c. hemolisin menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Jawaban d. hemoglobin menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah c. hemolisin.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.