Analisis vertikal dalam lkpd diperlukan untuk memastikan bahwa akun-akun dalam lkpd telah disajikan dengan angka yang benar. contoh analisis vertikal yang benar adalah:
- rencana pasukan romawi menyerang kaum muslimin.
- silpa (lra) = kas di kas daerah + kas di bendahara pengeluaran + kas di bendahara penerimaan + setara kas + saldo kas di bendahara yang berasal dari transaksi yang disahkan melalui mekanisme sp3b – utang pfk (neraca).
- silpa tahun berjalan harus sama dengan total pendapatan dikurangi total belanja dan transfer ditambah total penerimaan pembiayaan dikurangi dengan total pengeluaran pembiayaan.
- penerimaan (pengeluaran) pembiayaan pinjaman jangka panjang harus sama dengan utang jangka panjang ditambah bagian lancar utang jangka panjang tahun berjalan dikurangi utang jangka panjang tahun sebelumnya dikurangi bagian lancar utang jangka panjang tahun sebelumnya.
Jawabannya adalah c. silpa tahun berjalan harus sama dengan total pendapatan dikurangi total belanja dan transfer ditambah total penerimaan pembiayaan dikurangi dengan total pengeluaran pembiayaan.
Analisis vertikal dalam lkpd diperlukan untuk memastikan bahwa akun-akun dalam lkpd telah disajikan dengan angka yang benar. contoh analisis vertikal yang benar adalah silpa tahun berjalan harus sama dengan total pendapatan dikurangi total belanja dan transfer ditambah total penerimaan pembiayaan dikurangi dengan total pengeluaran pembiayaan.
Penjelasan dan Pembahasan
Jawaban a. rencana pasukan romawi menyerang kaum muslimin menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan.
Jawaban b. silpa (lra) = kas di kas daerah + kas di bendahara pengeluaran + kas di bendahara penerimaan + setara kas + saldo kas di bendahara yang berasal dari transaksi yang disahkan melalui mekanisme sp3b – utang pfk (neraca) menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di buku ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain.
Jawaban c. silpa tahun berjalan harus sama dengan total pendapatan dikurangi total belanja dan transfer ditambah total penerimaan pembiayaan dikurangi dengan total pengeluaran pembiayaan menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran.
Jawaban d. penerimaan (pengeluaran) pembiayaan pinjaman jangka panjang harus sama dengan utang jangka panjang ditambah bagian lancar utang jangka panjang tahun berjalan dikurangi utang jangka panjang tahun sebelumnya dikurangi bagian lancar utang jangka panjang tahun sebelumnya menurut saya ini malah 100% salah, karena tidak masuk dalam pembahasan yang ada pada buku pelajaran.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah c. silpa tahun berjalan harus sama dengan total pendapatan dikurangi total belanja dan transfer ditambah total penerimaan pembiayaan dikurangi dengan total pengeluaran pembiayaan.
Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.