Masjid Nabawi, yang merupakan salah satu masjid paling signifikan dalam sejarah Islam, dibangun pada bulan Rabiul Awal tahun 1 Hijriyah. Berdasarkan kalender Hijriyah, sistem penanggalan yang digunakan oleh umat Muslim, bulan Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam setahun. Hal ini penting untuk diketahui karena sebagian besar informasi historis dan religius dalam Islam diberikan dalam konteks kalender Hijriyah.
Akan tetapi, kita sekarang dihadapkan pada sebuah pertanyaan: bulan Rabiul Awal pada tahun 1 Hijriyah bertepatan dengan bulan apa dalam kalender Masehi?
Untuk memberikan jawaban yang akurat, kita harus memahami bahwa kalender Hijriyah adalah kalender lunar. Dalam satu tahun lunar terdapat sekitar 354 atau 355 hari, yang lebih pendek 10-11 hari dari kalender Masehi, yang merupakan kalender solar. Dengan kata lain, penanggalan berdasarkan bulan dan tahun dalam kalender Hijriyah dan Masehi tidak selalu bertepatan.
Namun, didasarkan pada data historis, kita dapat menyimpulkan bahwa bulan Rabiul Awal tahun 1 Hijriyah adalah sekitar September 622 dalam kalender Masehi. Namun perlu dicatat bahwa perhitungan ini mungkin tidak sepenuhnya akurat, karena perbedaan antara kalender solar dan lunar dapat menyebabkan variasi dalam penyesuaian tanggal, termasuk berdasarkan lokasi geografis.
Secara keseluruhan, penting untuk dihargai bahwa periode pembangunan Masjid Nabawi merupakan peristiwa bersejarah yang signifikan dalam kehidupan Nabi Muhammad dan untuk umat Islam secara keseluruhan. Lokasi ini, yang sekarang berdiri sebagai salah satu pusat ibadah yang paling dihormati dalam Islam, adalah bukti nyata dari sejarah dan tradisi Islam.