Ketika membahas tentang dokumentasi profesional seseorang, sering kali kita menemui istilah yang beragam dalam menggambarkan hal ini. CV, resume, atau biodata adalah beberapa istilah yang umum digunakan. Namun, ada satu jenis dokumentasi seperti itu yang disusun dalam bentuk cerita, dan inilah yang disebut dengan Daftar Riwayat Hidup Naratif, atau sering juga dikenal sebagai CV Naratif.
Apa itu Daftar Riwayat Hidup Naratif?
Sebagaimana namanya, daftar riwayat hidup naratif atau CV Naratif adalah sebuah cara untuk menyajikan riwayat hidup seseorang dalam bentuk naratif atau cerita. Sebagai alternatif dari format CV konvensional yang umumnya berisi daftar pengalaman kerja, pendidikan, dan kemampuan dalam bentuk poin-poin, CV Naratif lebih berfokus kepada penceritaan alur karir seseorang dalam format yang lebih cerita.
Bagaimana Struktur dari Daftar Riwayat Hidup Naratif?
CV Naratif biasanya berisi kisah mengenai perjalanan karir seseorang, dimulai dari bagaimana mereka memulai karir mereka, pencapaian mereka, dan bagaimana mereka tumbuh dan berkembang dalam karir mereka. Format ini biasanya membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha untuk disusun, karena tidak hanya menyertakan fakta dan angka, tetapi juga penyertaan emosi, detail, dan kisah di balik perjalanan tersebut.
Kapan Harus Menggunakan Daftar Riwayat Hidup Naratif?
Meski tidak begitu umum seperti format CV konvensional, CV Naratif bisa sangat efektif dalam beberapa situasi. Format ini khususnya bermanfaat ketika melamar pekerjaan atau posisi yang penekanannya lebih pada cerita daripada data dan statistik, seperti penulisan kreatif atau posisi di industri hiburan. Namun, penting untuk diingat bahwa meski ini adalah sebuah cerita, CV Naratif harus tetap profesional dan berpusat pada kariernya.
Setidaknya, demikianlah penjelasan singkat mengenai “Daftar Riwayat Hidup Naratif”. Semoga dapat membantu memahami konsep ini lebih lanjut.